Si Cantik Nadine Chandrawinata Suka Backpacker

Sabtu, 15 Maret 2014



image-nadien chandrawinata suka backpacker

Siapa tidak kenal artis cantik Nadine Chandrawinata. Ia salah satu artis yang tidak takut matahari. Tidak takut tidur dibandara. Juga tidak takut dinginnya puncak gunung. Itu semua dilakukan karena ia menyukai jalan-jalan ala backpacker. 
Bintan film Generasi Biru itu sudah keliling kebeberapa daerah eksotis di Indonesia, juga negara-negara seperti Nepal. Nadine menyukai jalan-jalan dengan style backpacker. Karena menurutnya jalan-jalan ala backpacker dinilai murah dari segi biaya. Kenapa murah karena tidur bisa dimana saja termasuk di bandara. Makan juga tidak mencari yang mahal. Transportasi juga memilih yang low budget. Namun itu semua ia menikmatinya. Karena jalan-jalan seperti sudah passionnya. Kita tahu, dia artis terkenal. Baginya bepergian dengan budget mahal pun tidak masalah. Tapi ia memilih backpacker. 
Biasanya Nadine backpacker tidak sendirian. Ia bersama teman-temannya yang mempunyai hobby backpackeran juga. Bisa juga pergi dengan keluarganya. Pastinya banyak pengalaman seru yang ia dapatkan selama perjalanan. 
Artis cantik mantan putri Indonesia 2005 ini. Bahkan rajin membuat catatan kecil perjalanannya. Hingga dijadikannya sebuah buku catatan perjalanan selama ia backpacker. Bukunya yang berjudul Eyewitness Travel di Budha Bar. Ini buku yang menceritakan perjalanannya backpacker pertama kali.
Meskipun ia melakukan jalan-jalan ala backpacker. Tapi ia tak lupa dengan perawatan kulitnya. Seperti membawa body lotion, pelembab wajah dan pelembab rambut.
Ia mengingatkan jika kita backpacker. Kita tidak perlu bawa barang-barang mahal. Bawa barang secukupnya saja.Tapi yang penting bawa sleeping bag.
Kecintaannya seorang Nadine akan backpacker. Akhirnya Kompas TV mendaulat ia menjadi host program Hidden Paradise. Petualangannya mendaki gunung dan menyelami taman bawah laut memberikan pengalaman yang berkesan baginya.

image-si cantik- nadine- suka- backpacker

Petualangan Menantang
Buku traveling lain yang ia tulis adalah Nadrenaline. Kala ia pergi ia sering membawa kenang-kenangan berupa benda kecil dari setiap lokasi yang dikunjunginya. Bahkan pensil dari hotel tempat ia menginap pun sering dibawanya :) 
Nadrenaline merupakan buku ketiga yang ia tulis. Dalam buku ini ia mengisahkan petualangannya saat ia menjelajahi Pulau We, Sabang, Wakatobi, Papua, Raja Ampat, Bangkok, Jerman, India Sampai Nepal.
Ia menjalani backpacker mulai tahun 2005. Ia menikmati menjadi backpacker sejati. Bertahan hidup selama diperjalanan, membuat seorang Nadine nyandu jalan-jalan. Ya, jalan-jalan dengan fasilitas kaki lima. Ia pernah merasakan pergi kesuatu tempat yang tidak ada air. Alhasil ia tak mandi selama seminggu. 
Segala yang tak biasa ia alami selama perjalanan. Akan terbayar ketika sudah tiba di tujuan dengan pemandangan yang aduhai indahnya. Segala peluh akan sirna saat angin semilir meniup rambut. Lambaian nyiur tepi pantai. Kicauan burung-burung di hutan menjadi pelepas segala kepenatan rutinitas kota nan buas.
Suka artikel ini! Tolong dishare keteman-teman mu ya :) :)


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

 

MOST READING

Tweets..Tweets..Tweets